Senin, 10 Januari 2011

" Syukur "


Ada seorang petani miskin memiliki seekor kuda putih yg sangat cantik & gagah.
Suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli kuda itu & menawarkan harga yg sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya.
Teman-2 nya menyayangkan & mengejek dia karena tdk menjual kudanya itu.

Keesokan hari nya, kuda itu hilang dari kandangnya.
Maka teman-temannya berkata  " sungguh jelek nasibmu, padahal kalo kemarin di jual kamu kaya, skarang kudamu sudah hilang "
Si petani miskin hanya diam saja.

Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda lainnya.
Lalu teman-temannya berkata " wah beruntung sekali nasibmu, ternyata kudamu membawa keberuntungan "
Si petani hanya diam saja.

Beberapa hari kemudian, anak si petani yg sedang melatih kuda-kuda baru mereka terjatuh dan kakinya patah.
Teman-temannya berkata " rupanya kuda-kuda itu membawa sial, lihat sekarang anakmu kakinya patah "
Si petani tetap diam tanpa komentar.

Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa untuk berperang, kecuali si anak petani karna tidak bisa berjalan.
Teman-temannya mendatangi si petani sambil menangis " beruntung sekali nasibmu karena anakmu tidak ikut berperang, kami harus kehilangan anak-anak kami "

Si petani kemudian berkomentar " Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dgn mengatakan nasib baik atau jelek, semuanya adalah suatu rangkaian proses, Syukuri & terima keadaan yg terjadi saat ini, apa yg kelihatan baik hari ini belum tentu baik untuk hari esok, Apa yg buruk hari ini belum tentu buruk untuk hari esok "

Tetapi yg PASTI : Tuhan paling tahu yg terbaik buat kita ...
Bagian kita adalah :
" Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Tuhan di dalam hidup kita "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar